Minggu, 23 Juni 2013

Salah Ketik Saat Menulis BNPB Jadi BPNB Di Twitter, SBY Panen Sindiran


Salah Ketik Saat Menulis BNPB Jadi BPNB Di Twitter, SBY Panen Sindiran - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) salah ketik saat menulis  ucapan duka cita dan penanganan gempa Lombok di akun twitternya. SBY  menulis BPNB yang harusnya lembaga menangani bencana adalah BNPB (Badan  Nasional Penanggulangan Bencana).

SBY pun langsung meralat ketikan dia yang sempat salah tersebut.

"Terima  kasih atas koreksi tweeps. Lembaga yang saya maksud utk tangani bencana  adalah @BNPB_Indonesia. *SBY*," tulis SBY di twitternya, Senin (24/6).

Namun,  sebagai orang nomor satu di Indonesia, salah ketik yang dia lakukan  banyak mendapat tanggapan oleh para pengikutnya (followers). Mereka  banyak yang mencibir atas salahnya ketika itu.

"Pak BeYe typo nih yee.. BNPB Pak!! RT @sbyudhoyono: <a href="http://www.cekatcekit.com/" target="_blank">I</a>ndonesia berduka. Gempa di Lombok &amp; banjir bandang di Sumba Timur. Saya telah...," tulis akun twitter @bazkoro.

"Typo  yah pak? Yg bener BNPB RT @SBYudhoyono: Indonesia berduka. Gempa di  Lombok &amp; banjir bandang," tulis akun twitter lainnya @ULANDdarlis.

Mesti  demikian, banyak pula yang menganggap kesalahan ketik merupakan hal  yang wajar. Hal itu dianggap karena seorang presiden juga manusia biasa.

"@SBYudhoyono ndakpapa, Pak. Typo itu wajar, apalagi udah malem," tulis akun twitter @Somaainur.

Sebelumnya,  Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan ucapan duka cita  atas musibah gempa di Lombok, Sabtu (22/6). SBY memerintahkan TNI dan  Polri segera menangani musibah tersebut.

Namun, SBY keliru saat menuliskan kata 'BPNB'. Harusnya, SBY menuliskan kata BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana).

"Indonesia  berduka. Gempa di Lombok &amp; banjir bandang di Sumba Timur. Saya  telah instruksikan BPNB, Gub, TNI &amp; Polri utk segera tangani.  *SBY*," tulis SBY dalam akun twitter miliknya, Minggu (23/6).

[ sumber ]

0 komentar:

Posting Komentar